Sesampainya di kamar Jorge tersenyum melihat wajah meronanya Calista. “Kamu, kenapa? Malu sama aku dan Jason?” kekeh Jorge menatap gemas istrinya. “Apa, bisa kita lanjutkan yang tadi?” tanya Jorge sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Calista. Ditatapnya tatapnya Jorge dengan intens, Calista langsung saja menarik tubuh Jorge tanpa aba-aba. Hingga, membuat tubuh Jorge menempel tanpa jarak. Membalasnya Jorge lantas mendekap tubuh Calista, ia menatap lembut wajah Calista yang selalu lembut dan menjadi candu bagi dirinya. Sampai sesuatu yang mengusik dirinya tak lagi ditahan. “Sayang, apa kamu yakin akan menghabisi mereka dengan tanganmu sendiri?” Ada sedikit rasa getir dalam suara Jorge. Calista lantas membalas pelukan suaminya. “Aku, harus menuntaskan semuanya, Baby. Agar aku hidup beb

