Dibalik kaca mata hitamnya, pria tersebut juga bisa menangkap gerakan tangan cepat Pierre yang mengambil dua belati tersebut. Tatapan Philip, yang menatap curiga dan entah apa yang juga ada di balik celananya serta di dalam sepatunya. Rasanya aneh seorang nelayan menggunakan sepatu, Ia tersenyum kecil, semakin yakin jika mereka adalah orang yang memang dicarinya. Pria ini sedikit tersenyum tipis mengingat harus turun tangan sendiri untuk menuntaskan pekerjaan ini. “Selamat Siang, Pierre, Philip, perkenalkan aku adalah Tadashi, utusan Nyonya Calista.” Pierre dan Philip. langsung menoleh satu sama lain, tidak percaya denga napa yang baru saja didengarnya. Apakah ini benar atau hanya sebuah jebakan untuk menghabisi orang-orang terdekat keluarga Agashi? “Nyonya Calista? Siapa yang Anda maksud

