Calista mendongakkan wajahnya dan membelai pipi suaminya, ia tersenyum ikut mengingat bagaimana Jason membantu di kala Mami pemilik bordir dengan lantang menolak proposal awal yang diajukan oleh Jason dan Jorge. Ia lalu menoleh di kepada Jorge yang masih sibuk menghubungi Jason melalui ponselnya. “Apakah dia masih belum bisa dihubungi?” tanya Calista dengan suara yang selalu manja sambil mengenang sesuatu dan ingin menawarkan opsi itu jika memang Jorge yang saat ini sangat merindukan kakaknya. “Jika ada apa-apa hubungiku dengan ponsel ini, hanya jika di saat urgent saja, dan ingat jaga adikku. Tugasmu hanya membuat dia bahagia, kamu berhutang seluruh nyawamu kepada Jorge. Jika, aku tau kamu mengkhianatinya, aku akan mengejar kemana pun kamu pergi dan akan melemparmu ke rumah bordir palin

