“Tenang, aku menyimpan selimut di sini. Kamu pakailah selimut ini, nanti kita lewat pintu belakang saja dan menuju lift khusus tamu VVIP untuk langsung masuk kedalam kamar kita. Setelah mandi dan berganti baju resepsi barulah kita turun ke pool restaurant okey?” kata Gigas sumringah. “Tapi nanti para tamu akan menunggu kita,” sahut Carllota, ia sudah tau arti kata mandi ini pasti akan ada ronde berikutnya lagi. “Biarkan saja mereka menunggu, di sana sudah disajikan makanan mewah. Mereka sudah bisa makan bahkan sebelum kita turun menyapa mereka sayang, tapi aku tidak bisa turun sebelum, Ck! Ah! Kau taulah!” Tawa keduanya pun pecah saat itu juga, lalu sebuah lumatan, ciuman mesra kembali dirasakan oleh Carllota. *** “Pierre ...” lirih Calista sehabis menaburkan abu ayahnya. “Tadi, Mama C

