“Ada apa Pak Tua? Apakah ada perintah baru?” tanya Lukas dengan serius. “Nope! Nona Muda akan melahirkan. Aku hanya mengabarkan ini, sekarang dia sedang dibantu Tuan Jorge dan Maria di dalam. Kami semua sedang menunggu di luar kamar bersalin, aku cemas, dan hanya kau satu-satunya yang belum aku kabari,” terang Philip sambil mengusap wajahnya kasar. “Benarkah paman? Kau terdengar sangat tegang dan kau membuatku ikut tegang. Lantas aku harus berbuat apa?” tanya Lukas juga tidak kalah panik di sana. “Pertanyaan yang bodoh! Tentu saja kau hanya bisa berdoa, sudahlah! Aku akan mengabarimu jika anak Nona Muda sudah lahir,” dengus Philip. Bukannya merasa terbantukan dengan melepas ketegangan yang ditahannya sejak tadi, saat mendengar suara Lukas yang lebih panik darinya, Philip malah semakin

