32

1682 Words

Emang ya anaknya Pak Dhimas ini pagi-pagi udah ngerjain banyak orang. Tiba-tiba bangun tidur aku kepikiran kepengen makan nasi urap buatan Ibu mertua, pagi-pagi habis subuh aku sama Mas Dhimas langsung ke rumah Ibu, dan aku sudah hampir dua minggu ini ambil cuti. Kini tinggal menghitung hari saja kita akan bertemu dengan anak bayi aku. "Bu, disini nggak ada yang punya mangga muda ya?" Tanya ku pada Ibu saat kami jalan kaki pulang belanja di dekat rumah "Mangga di rumah ada Mbak, kemarin kan Ibu sengaja bungkus di kain kain biar cepat matang. Pengen bikin rujak toh?" Aku mengangguk tidak enak pada Ibu "Eh iya, nanti biar dimintakan Bapak ke rumah Mbah Karno depan rumah masih muda-muda kayaknya." "Nggak usah deh Bu, kalau nggak ada gapapa kok." "E ya nggak, justru kalau ada ya harus di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD