Penyesalan Handoko

1535 Words

"Rangga, boleh Pakdhe masuk?" tanya Handoko setelah mengetuk pintu kamar Randu yang tertutup. "Masuk Pakdhe," jawab Rangga seraya melepaskan pelukannya pada tubuh Randu yang lalu duduk bersandar pada kepala ranjang sementara Rangga duduk tegap di tepi ranjang itu. Detik kemudian Handoko membuka pintu lalu menyelinapkan tubuhnya dan kembali menutup pintu, tanpa sungkan Handoko berjalan mendekat dan duduk pada kursi yang ada di samping ranjang menghadap pada Rangga dan Randu yang duduk berdampingan. "Pakdhe dari mana?" tanya Rangga yang melihat Handoko masih memegang kunci sepeda motornya. "Pakdhe abis nganterin Pak Ustadz Soleh pulang." Rangga hanya mengangguk, sedangkan Randu hanya terdiam. "Rangga, ada yang mau Pakdhe bicarakan tentang Randu," ujar Handoko memandang Rangga dan R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD