"aku di sini hanya untuk menunggu anak kita lahir, Mas, lalu setelah itu kamu bisa menceraikanku." "Tidak!" Rangga dan Salwa yang semula sedang berpandangan penuh haru langsung menoleh ke arah pintu saat mendengar teriakan randu dari kamarnya, Rangga langsung berlari panik ke luar kamar Salwa sedangkan Salwa juga melakukan hal yang sama setelah sebelumnya menyambar kerudung instan yang ia taruh di atas sandaran kursi lalu mengenakannya sembari tergopoh mengikuti langkah sang suami. Mereka masih mendengar teriakan Randu yang menyatakan kata tidak seolah menolak sesuatu yang membuatnya ketakutan, Rangga berlari dan mendapati kedua orang tuanya dan Handoko di depan kamar Randu. "Rangga, Randu—." Handoko tidak meneruskan kalimatnya, karena Rangga yang seolah tidak menghiraukan mereka d

