Pagi itu Rangga benar-benar seperti orang yang baru saja kehilangan separuh nyawanya, bersama dua orang polisi ia mendatangi gudang distributor rokok yang biasa menyuplai rokok di warung Bu Ntis. Mobil box dari gudang itu satu-satunya mobil yang memiliki kemungkinan terbesar Randu naiki karena dua sopir mobil sembako yang telah polisi periksa tidak melihat keberadaan seorang wanita di dalam mobil mereka. Akan tetapi, apa yang terjadi. Saat Rangga datang ke tempat itu hasilnya sungguh sangat mengejutkan. Joko sang sopir mengatakan jika Randu sudah di bawa oleh supervisor mereka yang belum datang ke tempat itu. Dengan harap-harap cemas Rangga menunggu si supervisor yang menurut Joko akan datang sebentar lagi. "Biasanya sebelum jam delapan Pak Rangga sudah datang, Pak," ujar Joko. "

