Bonus Part V : Tangga Laut

1567 Words

Lim cepat-cepat menutup pintu rubanah. Sang Ibu yang tepat berada di depannya mengerutkan kening. "Sedang apa kau di bawah?" "Aku sedang mencari sesuatu," dalihnya. "Sudah kau temukan." "Sudah." Beruntungnya, Areum, sang Ibu tidak begitu peka. Atau lebih tepatnya, sudah lelah seharian bekerja dan tidak mau memikirkan hal sepele. "Kau sudah makan?" tanya Areum. Berjalan menjauh dari pintu rubanah. Belok ke kiri. Pergi ke meja makan. Dekat dengan dapur. "Su-" "Pasti belum, kan? Ibu tadi sengaja membeli makanan terlebih dulu. Ibu membelikan kesukaanmu." Lim terperanga. Kesukaanku? Pikirnya. Jelas sudah itu adalah, "Berapa kotak yang kau beli?" "2. Satu original. Dan ,satu berbumbu pedas. Seperti biasa yang kita pesan." Areum, wanita paruh baya yang usianya masuk di angka 40-an ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD