“Leah, tolong bantu, ya.” “Ini juga, Leah.” “Bisa sekalian, Leah?” “Leah.” “Dan Leah.” Tanpa merasa kewalahan sama sekali walaupun keringat sudah bercucuran di pelipisnya, Leah yang tersenyum lebar dan menjawab, “Oke!” Sepanjang hari di sekolah, wajah Leah berseri-seri dan bercahaya. Senyumannya semakin lebar. Dan perasaannya sangat ringan. Dia membantu para guru dengan hati riang gembira. Tidak hanya guru saja, ia pun membantu yang lain dengan kebahagiaan yang tak kunjung berhenti. Di saat ada anak yang kesulitan membuka botol minuman, dia dengan sigap membantunya lalu menyerahkannya dengan senyuman yang lebih cerah dibandingkan cuaca di hari itu. “Ini dia.” Sontak saja anak tersebut terdiam sejenak dengan mata membesar penasaran sekaligus suka. Dia mengucapkan terima kasih malu-m

