19. Bersembunyi

1257 Words

Aku mengerjapkan mataku. Sinar matahari yang menerobos masuk melalui celah jendela ternyata begitu menyilaukan. Aku membalikkan wajahku, menghindari sinarnya. Baru hari ini aku bisa tidur senyenyak ini. Dari kemarin, tidurku selalu terganggu. Tengah malam aku selalu terbangun kemudian menangis. Bisa dibayangkan betapa bodohnya yang aku lakukan. Tiap malam sosok Mas Graha selalu menghantuiku. Entah kenapa, aku selalu menangis jika memikirkannya. Beberapa hari menghindari Mas Graha ternyata belum membuahkan hasil, aku tetap memikirkannya. Apa yang aku lakukan memang terlihat tidak masuk akal, lari dari masalah dan menyembunyikan diri. Saat ini aku benar-benar tidak mau bertemu Mas Graha, karena memikirkan kebohongannya sangat menyakitkan. Aku sengaja menghindarinya, mematikan semua a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD