13. Rindu

1158 Words

"Ma, May cuma beberapa hari kok disana, nggak perlu bawa barang sebanyak ini." Aku merengut ketika Mama sudah menyiapkan satu tas besar selain tas pribadiku. "Isinya cuma selimut kok," sahut Mama. Aku jadi teringat waktu pertama kali memutuskan kuliah di Yogya, Mama yang paling sibuk mengurusi barang-barangku. Teman-temanku yang lain cuma membawa baju seadanya, sedangkan aku harus membawa berkoper-koper yang isinya hanya Mama sendiri yang tahu. Mama bahkan membekaliku dengan makanan instan yang cukup untuk persedian selama satu bulan. Sampai aku harus membayar lebih karena over bagasi. Padahal aku bukan anak yang manja, aku juga tidak pernah merasa terbebani jika harus jauh-jauh dari Mama. Beda dengan Mbak Rere yang sampai saat ini tidak bisa jauh dari Mama. Semenjak Papa tidak ada, ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD