12. Ragu

1007 Words

Jika suatu hari nanti ada satu rasa asing yang datang, apa aku berani untuk memastikan bahwa aku tidak akan terpengaruh? Jika rasa asing itu malah mengalahkan rasa yang seharusnya sudah menetap di hatiku, apa aku bisa melawannya? *** "May...May...!" Aku tersentak kaget dan melihat Vey sudah berada di sampingku. Ah! Lamunanku tentang Mas Graha mendadak lenyap. Wajah Mas Graha yang tadi begitu melekat di pikiranku saat ini perlahan memudah karena suara Vey. "Dipanggil Pak Roy ke ruangannya sekarang," kata Vey. Aku menggangguk pelan dan dengan setengah hati menuju ruangan kepala divisiku itu. Kepalaku terasa berat, mungkin karena semalaman aku memikirkan tentang wanita asing yang tiba-tiba mengaku sebagai mantan pacar Mas Graha. Astaga, aku bahkan masih memikirkan wanita itu sampai saat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD