21. Bagaimana?

1033 Words

"Nggak perlu tahu apa yang sebenarnya terjadi, Mas. Dengan mata May sendiri aja, May bisa menyimpulkan," jawabku. "Sayangnya saat itu May salah menyimpulkan," suaranya terdengar melembut. Aku hampir tidak percaya, pasti ini hanya akal-akalannya. Selama ini sepertinya Mas Graha sangat pandai bersandiwara, dia bisa begitu baik di depanku tapi sebaliknya jika di belakangku. "May lupa apa, Mas pernah bilang seharusnya May percaya dengan Mas, bukan dengan orang yang baru May kenal, bukan dengan padangan mata May, bukan dengan pembicaraan orang lain." Dia menarik napas panjang dan kemudian menatapku. Aku membuang napas kesal, lihat saja sekarang dia malah memutar balikkan fakta. Seolah-olah mataku yang salah melihat atau telingaku yang salah mendengar. "Jangan lari seperti ini, May. Mas be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD