"Hallo." Arnie mengangkat panggilan telepon. "Arnie, apa kamu sedang sibuk?" tanya Arga di sebrang sambungan telepon. "Lumayan, aku lagi cari bukti-bukti tentang Dena. Udah hampir seharian, gak nemuin apa-apa," ucap Arnie. "Masalah itu nanti kakak bantu, sekarang dengarkan kakak!" ucap Arga. Arnie mengangguk dan memberikan Arga kesempatan untuk menjelaskan hal penting yang membuat Arga menelponnya. "Kedua orang tua angkat ku sudah sampai di kota ini, mereka ingin bertemu kamu, Ibu, dan Ayah. Aku sudah atur waktu untuk kalian bertemu, lusa di salah satu restoran mewah," ucap Arga. Arnie tidak bisa menolak permintaan Arga, meskipun Ia sekarang sedang fokus mencari bukti kematian Dena. Namun, ia terpaksa untuk menyampingkan hal itu terlebih dahulu. Keesokan harinya. Arga ingin ayah,

