Bab 37. Mertua Jahat

1124 Words

Arnie keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri, ia melihat Daren sudah terlelap ditempat tidur. Wanita cantik itu menghela nafas seraya mengelus perutnya yang mulai mengeras, ia berbicara pada calon anaknya dengan hati teriris. "Maafkan ibu, Nak. Jika ibu tidak bisa memberikan keluarga yang lengkap untuk mu nanti, lihatlah ayahmu, dia tampan sekali jika tidur seperti ini siapapun pasti mengagumi katampanannya. Namun, tampan saja tidak cukup untuk memberi kebahagiaan dan ketenangan hidup," ucap Arnie. Ia berbaring di samping Daren, lalu membelai wajah tampan suami nya itu. Wajah yang begitu damai yang membuatnya jatuh cinta begitu dalam, tetapi dibalik wajah damai itu tersimpan dendam yang begitu dalam hingga menghancurkan dan menghilangkan cinta di hati Arnie. "Sudah cukup aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD