Bab 36. Tandatangan

1125 Words

Setelah pertemuan dengan Arga, Natasya, dan pengacara tampan itu. Arnie langsung pulang karena harus sudah sore, ia tidak membeli pakaian dalam atau keperluan bulanan seperti yang ia katakan pada Daren tadi. Sesampainya di rumah, ia langsung melangkahkan kaki menuju kamar. Arnie membuka laci nakas di samping tempat tidur dengan hati-hati. Di tangannya, terselip sebuah map cokelat berisi surat gugatan cerai. Tangannya bergetar ketika memasukkannya ke dalam laci. "Aku harus bisa membuat mas Daren menandatangani berkas ini tanpa ia sadari," bisiknya pada diri sendiri. Malam datang membawa aroma hujan yang belum turun. Daren baru pulang kerja, langsung mandi, lalu makan malam seperti kebiasaan mereka. "Daren, konferensi pers kemarin sukses, nama baik kamu pun sudah kembali. Sekarang ambi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD