Arjuna memandang ponselnya yang berada di bawah meja. Menunggu balasan dari Aulia dengan resah. Sejak semalam, Arjuna mengirimkan ribuan pesan yang berujung tanpa balasan. Menelepon Aulia ratusan kali namun tak ada jawaban. Dan hari ini, seolah Aulia hilang ditelan bumi, gadis itu menghilang dari pandangannya. Arjuna sempat berpikiran bahwa gadis itu tidak masuk sekolah. Namun kata Malik, dia melihat Aulia tadi pagi diantar oleh Mamanya. Namun sampai sekarang Arjuna tidak melihat Aulia. Bahkan saat ucapara sekalipun. Arjuna sangat teramat merasa bersalah pada gadis itu. Semalam dia menemani Fika bermain di pasar malam namun pikirannya melayang memikirkan Aulia. Arjuna mengumpat dalam hati saat waktu berjalan begitu lambat. Mengapa tak kunjung istirahat. Arjuna harus segera bertemu Aulia

