12.

750 Words

"PELAKOR?!" kata Rasty bertanya dengan suara nyaring. Dasta meremas jarinya seraya mengigit bibirnya. Hal apalagi yang akan di lakukan Shaka padanya. Apa kali ini Shaka akan membuat dirinya terpojok dengan menuduhnya berselingkuh, mungkin? "Ya, ada pelakor." Semua mata menatap antusias Shaka, suasana serasa memanas. "Di acara televisi," jawab Shaka santai seraya tersenyum. Semua orang akhirnya bisa bernafas lega. "Hhh, ku pikir tadi apa bang." kata Rasty merasa plong. "Memang kau berpikiran apa? Apakah ada pelakor di rumah ini?" Suasana kembali memanas saat nada Shaka memancing kembali kata pelakor di tambah kata rumah. Rasty mengernyitkan dahinya dalam, sepertinya ada yang salah dengan kata dalam nada bicara abangnya. "Bang Shaka mabuk ya?" tebak Rasty menduga. Shaka hanya menan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD