Bulan purnama bersinar terang di langit, mencerahkan malam pertama Dinda dan Arkhan. Mereka berdua duduk bersama di kamar pengantin, atmosfernya dihiasi oleh cahaya lembut lilin dan aroma bunga-bunga segar. Keduanya penuh cinta dan harap, menatap satu sama lain dengan tatapan lembut. Dengan penuh kelembutan, Arkhan menyentuh tangan Dinda. "Dinda, malam ini adalah malam yang istimewa bagi kita berdua. Aku tahu ini adalah pengalaman pertamamu, aku mencintaimu karena Allah." Dinda tersenyum malu-malu. "Terima kasih, Kak Arkhan karena mau bersabar melewatinya." Mereka berdua saling berpegangan tangan, memandang satu sama lain dengan penuh cinta. Dinda kini merasakan cinta Arkhan yang dulu diinginkannya, dan dia sangat bahagia. Arkhan dengan lembut mengelus rambut Dinda, menciptakan suasana

