Bab 18

1029 Words

Chica menoleh ke arah pintu itu dengan penasaran. Tapi, kini Delta terus menggenggam tangannya. Seakan tak ingin berpisah dengan dirinya."Kamu jangan jauh-jauh, sayang. Sebentar lagi acaranya selesai. Nanti kalau kamu jauh dari aku, aku kangen." "Bapak, udah jangan bikin saya panas dingin." Chica menundukkan wajahnya malu-malu. "Kok masih panggil Bapak, sih? memangnya saya Bapak kamu. Aku ini su-a-mi kamu." Delta mengingatkan. "Iya, suami," kata Chica spontan. Delta terkekeh."Kamu ini, ya. Oh, ya...Kamu enggak lagi menstruasi, kan?” Chica menatap Delta, matanya membulat karena kaget mendengar pertanyaannya."Kenapa nanyain itu, sih. Aku malu. Enggak kok.” Delta memeluk Chica, tawanya begitu lepas dan bahagia. Masa lajangnya telah berakhir. Acara selesai. Satu-persatu tamu sudah pulang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD