Radit tidur, aku menemani mamanya ngobrol, apa aja kami obrolkan sampai tidak terasa waktu berlalu. Lalu mamanya pamit sholat Asar, baru aku membangunkan Radit. “Yang, asar. Bangun ih” kataku menggoyang tubuhnya yang tidur di sofa. “Jam berapa Dis?” tanyanya. “Mau jam 4” jawabku. Langsung bangun dong, lalu bangkit. “Mamaku?” tanyanya lagi. “Sholat!!” jawabku. “Bentar ya!!, aku sholat dan mandi dulu” pamitnya. Aku mengangguk. Lagi lagi tidak mengajakku sholat. Biasa aja, begitu juga kak Iin yang sudah rapi mandi sore berdua Arka dari arah kamar mereka. “Tante, ikut mama senam yuk, aku mau main sepeda” ajak Arka. Tentu aku tidak menolak. Aku dengan riang menemani Arka main sepeda dengan kak Iin yang akan senam dengan ibu ibu di taman komplek. Aku biarkan kak Iin dengan komunitas i

