Super Baper

668 Words

Saat ini, mereka sedang duduk bersama di meja makan menikmati makan malam super sederhana itu. Tapi walau begitu, Julian yang hampir tak pernah makan gorengan malah tampak senang dengan apa yang Hanna sajikan saat ini. "Hanna, bagaimana kalau Max mau berubah menjadi lebih baik?" tanya Julian tiba-tiba. Hanna terdiam, menghentikan kegiatan makannya untuk beberapa detik. Pembahasan tentang Max selalu membuatnya merenung. "Berubah ... untuk siapa?" tanya Hanna pelan. "Untuk kamu!" jawab Julian singkat, padat dan jelas. "Mungkinkah?" Hanna malah meragukannya. "Bisa saja, kan? Bisa saja Max menyesal karena selalu menganggap kamu sebagai pemuas nafsunya saja! Bisa saja sekarang max menyesal karena tak sempat menyatakan perasaan terdalamnya sama kamu!" Heh, Hanna malah tersenyum ham

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD