Sungguh, hari ini Hanna tak bisa bekerja dengan maksimal. Sudah belasan permen jahe dia kunyah untuk menghilangkah rasa mualnya, tapi tetap saja terasa mual. Tapi, bukan Hanna namanya kalau dia tak berusaha mengerahkan sisa tenaga dan semangatnya dengan semaksimal mungkin. "Hanna, kita dapat pesanan 1000 cupcakes dan seribu macaron! Sepertinya kamu harus lembur di rumah saya besok!" kata Tari penuh semangat. Dia baru saja mendapat telpon pesanan. Hanna senang, tapi dia tak yakin dia bisa membantu besok. "Iya, Bu!" Tapi, Hanna juga tak mau menolak. Dia akan mengerahkan sisa tenaga dan semangatnya. "Sebuah perusahaan besar akan membuka kantor cabang baru. Dan mereka ingin kita yang menyediakan kue-kue untuk acara itu! Waah, kita akan untung besar, Hanna! Nanti saya kasih kamu uang lemb

