Ceklek! Pintu kamar itu, telah tertutup rapat. Terkunci dengan sebagaimana mestinya, seiring dengan masuknya kedua orang manusia berbeda jenis kelamìn itu, ke dalam sana. Nathan tampak melenggang masuk, terlebih dahulu. Melepaskan handuk yang melingkar di seputaran lehernya, pria itu lalu menggantungnya pada sebuah sudut. Membuka pintu lemari pakaian yang terdapat tak jauh dari sisi ranjang, Nathan lalu meraih sepotong kaus berpotongan santai, dari dalam sana. Melepaskannya dari hunger-nya, kemudian mengenakannya dalam satu gerakan singkat. "Ehm ... kamu tidak ingin makan sesuatu, Nath?" tanya Citra, yang mengamati pria itu dari tempat ia duduk, di tepi ranjang. "Tidak." Citra terdiam. Diamatinya, bagaimana pria itu yang tampak berjalan mengitari ranjang, lalu menghempaskan dirinya de

