Bima dan Dea tampak melenggang bersama, menyusuri halaman kediaman Mananta. Berjalan beriringan, lalu memasuki sebuah pintu yang tampak terbuka lebar menyambut kedatangan mereka. Melewati ruang tamu, keduanya lalu melenggang santai menuju ruang tengah. Di mana di sana tampak Monika, Daniel, dan juga Vano yang tampak tengah bercengkerama bersama. "Eh, kok mau dateng nggak bilang-bilang sama Mama sih, Sayang?" sambut Monika, yang tampak terkejut mendapati kedatangan putrinya. "Memangnya harus laporan dulu, kalo Dea mau ke sini?" Dea mencebikkan bibirnya. Monika terkekeh. "Ya nggak gitu, Sayang. Kalo kamu bilang, kan Mama bisa masakin makanan kesukaan kamu!" sahut Monika, sembari menepuk kecil paha putrinya yang terlihat menempatkan diri tepat di sampingnya. "Selamat malam, Ma, Pa!" sapa

