69. Tak kan pernah cukup

1290 Words

Sebuah mobil berwarna hitam, tampak terparkir di pinggir jalanan lengang tak jauh dari lokasi penangkapan Cahyo kemarin. Sementara berjarak beberapa meter tak jauh di depannya, tampak pula sebuah motor sport yang juga tengah terparkir lengkap beserta dengan helmnya. Di dalam mobil hitam itu, tampak dua orang pria yang tengah bertemu. Duduk berjajar pada jok bagian depan, di mana masing-masing dari mereka terlihat menempati kursi pengemudi dan kursi penumpang. Benno menoleh. Mengulurkan sebuah amplop berwarna cokelat kepada pria yang duduk di sampingnya, ia pun lantas tampak berkata, "Ini bayaranmu. Terima kasih atas kerja samamu!" Pria di samping Benno pun tampak menyeringai. Menarik satu sudut bibirnya, ia lalu membuka amplop coklat di tangan kanannya. Tersenyum lebar, setelah melirik s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD