82. Ungkapan Perasaan

2725 Words

"APAAA?!?" Dea memekik dengan seketika, begitu mendengar Vano menyebutkan bahwa Monika akan segera memiliki seorang cucu. "Mm-maksud Kakak, aku hamil?!" tanya Dea, kemudian. Wanita itu masih tak percaya, bahwa dirinya benar-benar tengah mengandung. Mencoba mencari-cari pertanda, kalau-kalau Vano hanya bercanda dan hanya menjahili dirinya. "Ck! Perlu, gue ulangin sekali lagi?" tukas Vano, yang lantas terlihat menyudahi panggilan pada ponselnya. Menyimpan kembali benda pipih itu ke dalam saku celana panjangnya. "Kakak enggak bohong, 'kan? Enggak lagi ngerjain aku, 'kan?" tanya Dea memastikan, sembari menghampiri dan mengguncang kedua lengan kakaknya. Membuat pria itu seketika berdecak. "Ck! Istri lo nih, urusin! Gue mau balik!" gerutu Vano pada Bima, kemudian berpamitan pergi. Mening

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD