LIMA

1034 Words

Ryan Abeuk duduk di sebelah Kian di Cow Bar milik Bibi Yasmin. Ryan meraih gelas bir yang sudah tersedia di depan matanya. "Paman Kian, kapan Cempaka kembali?" tanya Ryan. "Katanya satu minggu saja dia pulang, kenapa?" tanya Kian dengan mengulum senyum. Ia tahu anak saudara jauhnya ini, ada hati dengan Cempaka. Bahkan dengan adanya Cempaka yang sudah memiliki anak, juga tidak menyurutkan semangatnya untuk mendekati gadis itu. Terlebih orang tua Ryan menyetujui karena Cempaka gadis baik. "Beberapa hari nggak lihat dia rasanya ada yang kurang, he he," ujar Ryan salah tingkah, ia mendesah dan kemudian menyesap minumannya kembali. Kian terkekeh dan menghisap cerutunya. "Kau benar-benar jatuh cinta dengan Cempaka rupanya," terang Kian. Ryan mengedikkan bahunya. "Paman bisa lihat sendiri bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD