DUA BELAS

1083 Words

Perasaan Cempaka berkecamuk tidak karuan antara senang dan gelisah menjadi satu. Ia sekalipun belum mendengar pernyataan cinta dari mulut Abimanyu. Abimanyu berubah menjadi baik karena sudah mengetahui keberadaan Casta anaknya. Bisa jadi juga Abimanyu memang sudah menyadari jika usianya sudah menginjak kepala tiga jadi mengetahui bahwa ia sekarang memiliki penerus membuatnya bahagia. Cempaka menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan perlahan. Pandangannya ke arah luar jendela yang menampilkan butiran hujan membasahi permukaannya. "Sepertinya ada pohon tumbang di depan, Yang." Perkataan Abimanyu menghentikan lamunannya dan ia menoleh menatap Abimanyu dengan pandangan kosong kemudian menatap ke depan. Rupanya mereka terjebak macet, samar-samar terlihat ada pohon besar yang rob

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD