Pesan Bundadari

1669 Words

Assalamu'alaikum.." Ucap Edwin dan Anna berbarengan. "Wa'alaikumsalam." Jawab Marini dan juga Mai, Marini yang tengah berbaring bangkit sehingga posisinya duduk. "Aman kan dek?" Tanya Edwin pada Mai sambil mengusap kepala adiknya, Mai mengacungkan jempol, dan tersenyum. "Eh ada nak Edwin." Edwin menyalami punggung tangan Marini, kemudian duduk di sampingnya. Sedangkan Anna sedang berbincang dengan Mai sambil memberikan selusin J.CO yang sempat dibelinya sebelum ke rumah sakit. "Nak Edwin boleh ibu bicara sebentar?" "Bicara apa Bu?" "Ibu pingin pernikahan kalian dipercepat." Kata Marini lirih. "I..ibu takut kalau waktu ibu tidak cukup." "I.. Ibu ngga boleh bicara seperti itu. Kalau perlu kita akan keluar negeri untuk kesembuhan ibu." Marini menggeleng dan tersenyum getir, bibirnya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD