Laki-laki paruh baya muncul dari balik pintu. Wajahnya merah padam akibat menahan amarah. Mungkin kalau di film-film kartun sudah keluar asap dari lubang telinga dan hidungnya saking memuncaknya emosi. Brakkk!!! Laki-laki itu menggebrak meja yang ada di hadapannya. Sontak laki-laki lain yang sedang memunggunginya berbalik melihat ke arahnya. Mata keduanya bertemu dan saling mengunci. Wajah keduanya terlihat sangat geram. "Bicara apa kamu sama anggota kongres?" Laki-laki yang memakai kemeja berwarna dongker itu menarik kerah kemeja laki-laki dihadapannya sampai ia setengah berdiri dari kursi kebesarannya. Lalu menariknya hingga tubuh lawannya menabrak tembok, "kamu pasti yang fitnah saya kan?" "Woiii santai, Mas.. Kita bisa bicarakan ini dengan kepala dingin.." Laki-laki yang date

