Buliran salju turun perlahan di pelataran parkir Bandara Internasional London Heatrow pada siang ini. Begitu Claire turun dari mobil yang dikendarai oleh Christian, semua mata menatap kearah Claire. Bukan dengan pandangan memuji, bukan! Melainkan dengan pandangan aneh. Terutama seorang remaja wanita yang mengenakan Trench Coat berwarna soft pink dengan dua koper disampingnya itu menatap Claire dengan pandangan aneh melalui iris mata hazel-nya. Claire berjalan dengan santai sambil terus menjilati ice cream cone dengan tiga rasa di genggamannya. Belum lagi kacamata hitam model lelaki yang dipakainya terlihat begitu mencolok dan memberi kesan tidak fashionable. Semakin mendekat, tatapan Claire terkunci pada gadis muda dengan iris mata hazel yang menyipitkan mata kearahnya.

