Bab 23 Jadi... kita ini apa?

1103 Words

Lucas nyaris tidak tidur. Jam 04.30 ia bangun. Jam 05.00 ia sudah mandi. Jam 06.15 ia sudah berdiri di depan cermin, menatap lingkaran samar di bawah matanya. “…memalukan.” Seorang dokter spesialis, yang harusnya bersikap disiplin dan terstruktur, kalah oleh satu ciuman. Saat keluar, dia melihat Kristian sedang sarapan. "Om...," panggilnya saat melihat Lucas melewati meja makan begitu saja. Biasanya dia selalu sarapan, tapi sekarang, dia tidak berselera. "Aku ada urusan," katanya beralasan. Kristian tidak bertanya tapi jelas, dia semakin curiga. Namun, Lucas tidak peduli selama dia bisa mendapatkan apa yang dia mau. Ia menarik napas panjang, mengambil kunci mobil, dan membuat keputusan yang bahkan tidak ia pikirkan dua kali. Ia ingin melihat Sisil. Meskipun tanpa pemberitahuan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD