35. Tak Nyaman

1020 Words

"Hai, Gista." Sapa Yudis saat melihat Gista berada di sebuah cafe. Sendirian. "Eh, Yudis." Balas Gista. Melihat Yudis, Gista agak kaget. "Hai. Disini juga." "Sendirian aja? " "Sebenarnya nunggu seseorang, sih." "Boleh gabung? " Yudis tahu siapa yang sedang di tunggu oleh Gista. "Boleh. Silahkan. " Maunya Gista berkata tidak tapi rasanya tidak sopan. Gista berharap Dipta segera datang. Yudis memanggil seorang waiters untuk memesan minuman. "Nggak nyangka, ya, bisa ketemu kamu disini. Udah lama kita nggak ketemu. Kamu apa kabar? " "Alhamdulillah baik. Kamu sendiri gimana? " "Aku juga baik." Dalam hati Gista berharap Dipta segera datang. Dia tahu Yudis orang baik tapi anehnya Gista kurang nyaman dengan laki-laki yang ada di hadapannya itu. "Sibuk apa sekarang? " Yudis berus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD