12 : Tragedi penculikn anggota osis

704 Words
Chapter 12 : Tragedi penculikn anggota osis  Enggak ada yang menarik dari pelajaran di SMA Yudhigraha, semua terasa begitu hambar dan berwarna hitam putih. Monoton serta membosankan. Rasanya dunia kembali berjalan ketika bel pulang berbunyi.   Tadinya Hana ingin makan dan Joel juga sudah lelah karena harus kerja rodi di elajaran di sosiologi. Tapi sayang sekali ketika Hana dan Joel mau pulang, Benben malah menghalang.   "Ey eyy, kalian kita culik ke ruang osis," kata Benben lalu menarik Hana dan Joel dengan tenaga maung.   Nyulik kok bilang-bilang ya?   Setelah sedikit nurunin ego karena ditarik paksa, menaiki bukit dan melewati lembah, akhirnya mereka sampai juga di... RUANG OSIS! "Wah setan ini waketos," Hana lalu berbisik pelan pada Joel. "Joel sepertinya kita harus kabur."   Joel ngangguk, lagian dia juga males kenapa harus ditarik kesini sih? Akhirnya setelah Benben melepaskan cengkraman tangannya Hana dan Joel mengambil ancang-ancang buat kabur.   Pas mau lari, malah ga jadi.   Soalnya mereka diteriakin   "JANGAN KABUR HANNN!" itu Imma yang berteriak. "HAYU RAPAT OSISSS!" Ical juga ikut berteriak.   Hana langsung berekspresi hendak muntah. "OGAHH!"   "HARUS MAU! NURUT SAMA OM!"   "PAAN SIH LO? KAYA PEDO TAU GA?"   "POKOKNYA HANA HARUS IKUT OSISS!"   "COWOK DISAMPINGNYA JUGA IKUT OSIS AJA!!"   "IYA BIAR SERUU!"   "SETOPH MANTEMEN!" kini giliran Arthur yang berteriak. Sang ketua osis yang baru saja membeli cendol itu menepuk pundak Hana dan Joel. "daripada begitu, mendingan kita biarin Hana dan pacarnya berpikir dulu. Kasian tadi habis di culik Benben."   "PACARR?!" teriak Hana dan Joel barengan. Hana ingin muntah sementara pipi Joel sedikit memerah. Arthur menatap keduanya bergantian, bingung dia. "Kalian pacaran kan?"   "ENGGAAA!" kini Hana yang berteriak begitu. Hana nunjuk Arthur didepan hidungnya langsung. "jangan mentang-mentang sia ketos ya jadi bisa ngomong seenak jidat! Gue bukan pacarnya!" Ga ada ahlak emang yang namanya Hana Ayanna Zein ini.   Arthur lama-lama kesel juga sama Hana. "Inget ga dulu sebelum gue jadi ketos, yang nyumpahin gue jadi ketos siapa? ELO KAN?!" Ngamuk dia. Joel tiba-tiba menarik Hana buat menjauh dari Arthur. "Jangan ngebentak Hana!" Hah apa sih? Ini Joel enggak tau apa ya Arthur ini ketua osisnya   "Oh itu yang enggak pacaran teh," komentar Benben setengah bersiul. Hobi banget emng dia ngegodain Hana.   Hana mendesis. "Diem anabel!"   "CHUKY TERIAK ANABEL YA?!"   "UDAH STOP IH KALIAN TEHH!" Imma sekarang yang berteriak dia menghapiri Hana. "Hana lo pokoknya masuk osis! Kalau engga gue bilangin ke Ibu!"   Hana memasang wajah enggak terima tentu saja, DIA ENGGAK MAU MASUK OSIS ATUHLAH! "Bodo amat, ga mauu!! Pokoknya enggak mau! Gue ga mau segrup sama Kak Benben dan Kak Arhur juga ya."   "Han ntar gue kasih zupa deh." Bujuk Imma. Pokoknya dia ngelakuin segala cara biar Hana masuk osis.   "Pengen tokenoi, se dus," tawar Hana.   "Oke deal."   "SIAPA TADI YANG BILANG DEAL HAH?" sekarang Arthur yang kalem berubah jadi maung setelah mendengar kata se dus tokenoi. Agak trauma karna keingetan dulu.   "GUE YANG BILANG MAU APA LO?" Imma balas beteriak.   Arthur kembali tutup mulut, walaupun dia ketos tetep aja dia enggak bisa ngelawan Imma dan urusan pribadinya sampai ingin memasukan Hana ke osis.   Imma kan cucu kesayangan pemilik sekolah, dia emang enggak pernah ngegunain posisinya selama di osis, tapi kalo di dalam osis inti beda lagi. Lagian osis inti itu  cuman 10 orangan. Enggak banyak. Imma mengenal baik orang-orang di osis inti ini, jelas Arhur enggak bisa ngelawan dia.   "Hana masuk osis inti dan dapet satu dus tokenoi kan jadinya?" tanya Leon.   Imma mengangguk. "Iya"   "Cowoknya?"   "MASUKIN AJA IMM!"   "IH JANGAN NANTI DI KITA KEBANYAKAN COWOK GANTENGNYA KAK FIRAA! NANTI JENO KALAH GANTENG."   "GA DENGER FIRA LAGI MAKAN CIRENGG!"   "POKOKNYA HANA MASUK OSIS COWOKNYA JUGA MASUK OSISSS, SAHH?"   "SAHHH!"   "ALHAMDULILLAH!"   "LU PIKIR NIKAHAN HAH?" Hana teriak lagi.   Yah dan setelah perdebatan konyol ini Hana dan Joel masuk osis. Dikarenakan 2 anggota osis inti pindah sekolah dan Imma emang pengen ngerjain Hana, jadi dia masukin Hana ke inti pengurusan osis, kasarnya sih into osis ini isinya orang dalem yang bisa ngawasain osis lainnya.   Lagian dari dulu Hana selalu enggak mau ikutan osis, dan sekarang Hana masuk, Imma seneng banget bisa ngerjain Hana. Walaupun enggak ikhlas Joel masuk karena dia itu agak kaku enggak banyak omong dan sekalinya ngomong rasanya ingin nabok.   Tapi ga apa-apa. Dengan begini osis inti lengkap 12 orang, udah kaya jumlah boyband korea. ..   
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD