dia datang untuk mengingat kan

1145 Words
''TIDAK! Lepaskan aku'' Balas nya.. Dia meronta ronta mencoba melawan untuk melepas dekapan xaverios,. Namun tenaga nya tak sebanding, lalu cici menendang kaki xaverios.. Bukan nya melepaskan namun xaverios memperkuat dekapan ny.. ''Sekarang kamu tahu cara berpura-pura menjadi pendiam? Apakah kamu lupa ketika kamu memohon padaku untuk menidurimu?'' Ujar xaverios lalu menjambak rambut cici dan menampar wajah nya dengan keras.. Cici mengaduh kesakitan,namun dia tak dapat melawan dan hanya pasrah adalah keputusan yang tepat.. ''cici, apakah kamu benar benar ingin menikah dengan orang lain dalam hidupmu? Kamu dilahirkan untuk keluarga Bo dan kamu akan mati di keluarga Bo. Kamu harus hidup untuk Caleb seumur hidupmu!'' Tutur xaverios lagi.. Cici menggulum bibir dirinya sendiri, tanpa sadar air mata mengalir membasahi pipi nya.. Apakh xaverios belum luas selama Lima tahun terakhir telah menyiksa cici? . Lalu mengapa ia tidak membiarkan cici hidup dengan dengan damai? "xaver, kesalahan apa yang saya lakukan selama lima tahun terakhir hingga kamu Membuat hidup ku begitu tersiksa?" tanya cici di sela sela menahan sakit "jangan pura pura tidak tahu,kamu telah..... " dia menghentikan ucapan nya karena bunyi pintu ambruk di belakang,xaverios memutar kepala nya perlahan.. Ternyata itu adalah Mason yang mendorong pintu dan masuk,. Xaverios lalu melepas kan cengkraman nya dari badan cici. Seketika tubuh cici ambruk terkulai di lantai.. Namun xaverios berusaha mentralkan suasana Karena takut mason akan menghajar nya, Mason mengarahkan pandangan matanya dan menatap xaverios dengan tatapan tajam,dan berjalan menghampiri cici.. Xaverios lalu menunjuk ke uang yang berserakan di lantai dan berkata "saya sudah membayar cici dengan uang sepuluh juta" Implikasinya, Grace hanyalah seorang p*****r yang meniduri siapa saja yang membayar. Mason menatap nya tajam dan berkata ''Aku tidak menyangka Bos xaver menyukai hal-hal seperti ini.'' ''Saya sudah terbiasa menggunakan yang bagus, dan kadang-kadang saya ingin mencoba yang murah.'' Balas xaverios dengan ekspresi wajah tak bersalah sembari merapikan jas nya dan kembali berkata: ''Bukankah kamu juga sama mason?'' ''kau salah ver, cici tak semurah itu bagiku.'' selesai berbicara Mason mengalihkan pandangan nya ke cici dan tersenyum. “cici bahkan jauh lebih mahal daripada Stella.” Ujar mason lagi Mendengar mason menyebut nama Stella, mata xaverios menjadi gelap.. Lalu Mason berjalan ke arah xaverios melangkah selangkah dan merendahkan suaranya berbisik: ''ver, karena kamu telah memutuskan untuk menikahi Stella, jangan main-main dengan cici. Hati-hati,kamu akan kehilangan istrimu dan kehilangan martabat mu..Lagipula, cici adalah wanitaku sekarang. Jika kamu berani menyentuhnya lagi, jangan salahkan aku karena tidak sopan.'' Mendengar perkataan mason, xaverios tertawa sinis. ''haha, Mason! aku tahu tujuan kamu menikahi wanita itu. Aku tidak akan khawatir. Lihat saja nanti, dia pasti akan kembali kepadaku tidak lama lagi.'' Balas Xaverios menatap cici dengan percaya diri setelah dia selesai berbicara, lalu berbalik dan pergi. Sememtara cici duduk meringkuk di sudut ruangan seluruh tubuhnya gemetar. Tapi dia tidak pernah membayangkan apa yang dikatakan xaverios malam ini akan menjadi kenyataan.. Setelah sekian lama, Mason berjalan perlahan ke samping cici, melepas mantelnya dan mengenakan nya di bahu wanita itu. Mason berbicara membisik ''sayang, orang-orang di luar sudah bubar. Aku akan mengantarmu pulang.'' Cici lalu menatap mason dan berkata: ''Mason, apakah kamu masih bersedia menikah denganku?'' Tanya cici ''Mengapa tidak?'' Timpal mason, lalu mengulurkan tangannya dengan lembut menata kembali rambut panjang cici yang berantakan.. Mason menautkan bibirnya dan tersenyum lalu berkata ''Jangan khawatir, aku akan melindungimu dan tidak akan membiarkan lelaki b******k itu mengganggumu lagi.'' Entah dia sungguh-sungguh atau tidak, namun cici sangat tersentuh saat mendengar ucapan mason itu.. Tiba tiba ciuman mason mendarat di kening cici, Cici yang tiba-tiba mendapatkan ciunan mason rasa nya dia ingin menangis. Ia merasa bahwa mason lah orang pertama yang mengatakan ingin melindungi dirinya.. Biar bagaimana pun cici belum mengetahui alasan sebenarnya mengapa mason ingin menikahinya.. Seketika cici teringat dengan ucapan nya sewaktu dia keluar dari rumah sakit jiwa.. IA AKAN BENAR BENAR JATUH CINTA PADA SATI SATUNYA PRIA YANG BERSEDIA MELIDUNGINYA … …******/****(**** berkat bantuan Mason, cici akhirnya mendapatkan biaya operasi harun. Sehari sebelum operasi, cici pergi ke bangsal harun dan memandang nya dengan mata tajam dan alis mengkerut. Harun adalah pacar Hailey, dan Hailey adalah satu satunya orang yang membantu cici di rumah sakit jiwa selama lima tahun terakhir. Cici teringat pada hari pertama dia bertemu Hailey, cici dikurung di sebuah ruangan kecil berwarna hitam oleh orang-orang kiriman xaverios ,kala itu cici merasakan kelaparan selama tiga hari penuh. Ia mengira dia akan mati kelaparan,namun Hailey datang membawakan roti dan air untuk menyelamatkan hidup cici. Profesi Hailey adalah seorang perawat di rumah sakit jiwa tempat cici di kurung saat itu. Mengetahui bahwa cici tidak gila, hailey merawatnya dengan baik. Cici bahkan tidak tahu nasib nya kala itu antara hidup dan mati jika tidak ada hailey.. Berkat bantuan Hailey, dia bisa melarikan diri. Namun Satu-satunya kekhawatiran Hailey adalah harun, yang lumpuh. Oleh karena itu, dia harus menjaga Harun dengan baik. Cici berniat Saat harun pulih dia akan menjemput Hailey dan agar mereka bisa bertemu satu sama lain. Memikirkan hal ini, senyuman yang telah lama hilang muncul di wajah cici. Dia hidup dalam kegelapan sepanjang tahun dan hampir lupa bagaimana caranya tertawa. Hailey adalah satu-satunya kehangatan di dunia gelapnya. Cici yang sudah menunggu sampai larut malam di sanatorium lalu beranjak dari rumah sakit dan segera pulang ke rumah lusuh nya,.. tubuh nya yang sudah lelah Sesampai nya di rumah ingin rasa nya langsung menghempas kan badan nya ke kasur.. Tanpa diduga, xaverios datang. Dia telah menyewakan sebuah rumah kecil di kota tua. Xaverios pikir dia menyembunyikan dirinya dengan sangat baik, tetapi mason dan cici dapat menemukannya dengan mudah. Xaverios mundur ketakutan, lalu dia meraih kunci di tangannya dan membuka pintu. Rumah tua dan kumuh itu tidak sesuai dengan temperamen kemewahan xaverios yang mulia dan terpandang Ia langsung masuk dan duduk di sofa lusuh. wajah xaverios tampak agak gelisah dan melepaskan dasinya, memandang cici dan berkata dengan lembut, "cici, saya lapar." Cici mengangguk dan pergi ke dapur untuk memasak semangkuk pangsit dan menaruhnya di hadapannya. Cici Menatap xaverios dengan alis sedikit mengernyit, dia mengangkat bahu dan berkata: ''Ini satu-satunya barang yang kumiliki di sini. Kamu harus pergi ke Stella jika ingin makan enak.'' Namun xaverios tak menjawab, ia yang sudah kelaparan mengambil sumpit, memasukkan pangsit ke dalam mulutnya, mengunyah dan menelannya dengan lembut. Cahaya lampu yang remang remang tepat mengenai wajah xaverios membuat wajahnya yang tampan semakin mempesona. Lima tahun telah berlalu, namun sifat nya masih belum berubah sama sekali, raut wajahnya masih tampan dan tanpa cela begitu mempesona. Tanpa sadar cici sudah menatap wajah tampan carl, yang telah muncul berkali-kali dalam mimpinya selama lima tahun terakhir, dan merasakan semua ini seperti mimpi. Bahkan cici tidak pernah berpikir bahwa dia masih memiliki kesempatan untuk duduk berhadap-hadapan dengannya untuk makan malam. Begitu harmonis, bukan? Xaverios tiba-tiba menatap cici merendahkan suaranya dan berkata: ''cici, apakah kamu masih ingat? Hari ini adalah hari peringatan kematian Caleb.'' "Apa?" pekik cici Tangan nya yang memegang cangkir sedikit bergetar, dan detak jantungnya tiba-tiba melonjak naik.. Lantas apa yang xaverios inginkan?
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD