'ya aku mau!! Tapi..... "
Balas Cici menundukan kepala,.dia ragu ragu akan pilih nya itu,karena tujuan sebenarnya hanya ingin memanfaatkan mason..
''Mengapa? Apakah kamu tidak mau menikah dengan ku?''
Tanya mason dengan raut wajah murung,
padahal ia begitu berharap cici mau menikah dengan nya.. Apalagi ini semua atas dasar izin ayah nya agar segera melamar dan menikahi cici..
Namun cici tak menjawab, ia terus menundukan kepala nya tak berani menatap mason...
''cici,aku tahu kamu masih memikirkan xaverios kan? Namun untuk apa kamu memilihnya kalau Orang yang kamu cintai lebih memilih Stella.''
ujar mason
''tidak son bukan begitu,aku takut jika nanti.......''
Lagi lagi cici mengehtikan ucapan nya,
Namun kali ini dia mengangkat wajahnya dan menatap Mason.
"nanti apa? "
Tanya mason lagi
Cici lalu berkata dengan sangat jelas:
"aku tidak layak untukmu. Lagipula, aku bukan lagi putri pertama keluarga Chi, yang dulunya memiliki kecantikan tiada tara. Sekarang aku hanyalah monster jelek dengan suara buruk dan wajah hancur.'
Tutur cici dengan suara sendu nya
''Saya tidak peduli akan hal itu,aku mencintai mu tulus dari hati''
Balad Mason lalu membelai rambut panjang yang menutupi wajah cici dan berkata:
''aku akan menjadi penolong mu"
Cici menatap mata mason lebih dalam, dia tak menduga dengan apa yang di dengar nya..
Cici tahu bahwa Mason tidak mencintainya. Dia pasti punya tujuan berbeda dalam menikahinya.
Tetapi...
''cici, berjanjilah untuk menikah denganku. Saya dapat membantu kamu menemukan bukti pembunuhan caleb dan juga akan membantu biaya operasi kaki harun''
Ujar mason tersenyum,.
"Kamu hanya punya waktu tiga detik untuk memikirkannya Tiga Dua Satu"
Ujar nya lagi
''Ya, saya berjanji.''
Cici tahu bahwa Mason mungkin lebih berbahaya daripada xaverios..
Cici juga tahu bahwa jika dia menikah dengan Mason dia mungkin akan jatuh ke penderitaan yang lebih dalam.
Namun ia tidak punya pilihan.
Cici harus menyelamatkan harun dan menemukan bukti bahwa Stella lah yang membunuh Caleb.
''terima kasih cici''
Balas Mason tersenyum puas,.
Mason lalu berbisik ke telinga cici..
''Kamu adalah tunanganku mulai sekarang.
Aku tak mau ada pria lain yang kamu pikirkan.''
Nafas cici terasa berat mendengar penuturan mason barusan,
Rasa nya ia ingin memalingkan muka dan ingin bersembunyi dari mason,
Namun buru buru mason melingkarkan lengannya di pinggang cici dan mendekatinya wajah nya perlahan sambil tersenyum.
Cici tak berkedip Melihat wajah tampan mason yang mendekat, detak jantung nya tiba-tiba bertambah cepat.
Tapi saat bibir mason hendak mencium nya, cici buru-buru mendorong wajah mason menjauh dan berkata:
''aku mau menikah dengan mu, tapi dengn satu syarat"
''Hmm Apa syarat nya? "
Mason menatap cici dengan senyuman
''aku mau menikah dengan mu tapi jangan sentuh aku(menyetubuhi). Kita masing-masing akan mendapatkan apa yang kita butuhkan.''
Timpal cici berkata dengan jelas.
''Kamu memang orang yang bijaksana.''
Mason melepaskan pelukan nya dan tersenyum nyaman.
''cici, kerja sama kita ke depan nya pasti akan sangat menyenangkan.''
… …***//****
Dua malam kemudian, cici mendapatkan kiriman pakaian gaun dan undangan pesta dari Mason.
Cici lalu berganti pakaian mengunakan gaun berwarna emas dari mason,
Ia menutupi separuh wajahnya dengan rambut panjang, merias wajah, dan pergi ke pesta.
Mason sudah menunggu di pintu. Melihat kedatangan cici, dia lalu berjalan meraih tangan cici dan mengandeng nya..
Cici curi curi pandang melirik mason, terlihat dari raut wajah mason bahwa dia sangat bergembira,..
Pesta malam ini diselenggarakan oleh keluarga Shen dan mereka mengundang banyak selebriti dan orang kaya dari kota . Itu adalah pesta yang sangat meriah.
pada saat itulah cici baru mengetahui bahwa Mason sebenarnya adalah anak kedua dari Grup Shen, dan Grup Shen adalah perusahaan terkemuka di kota ini. Itu adalah satu-satunya perusahaan yang skala dan kemampuan finansialnya dapat bersaing dengan Bo Group di kota provinsi..
semua orang di kota provinsi tahu bahwa Mason adalah pria yang tidak bermoral dan banyak menyimpan wanita cantik di sekitarnya.
Tapi sekarang, dia membawa monster jelek ke pesta?
cici menjadi perhatian para hadirin,dia memunduk kan kepalanya karena malu..
Namun Mason merangkul pinggang cici dan berdiri di tengah panggung. Dia tersenyum dan mengumumkan,
''Izinkan saya memperkenalkan kepada kalian tunangan saya. Kami akan menikah bulan depan''
Mendengar penuturan mason seluruh hadirin yang berada di tempat itu bergejolak. Semua orang melihat ke arah cici, menunjuk ke arahnya dan mencemooh nya
Yang paling banyak mereka katakan tidak diragukan lagi adalah wajahnya yang rusak dan jelek.
Cici menundukkan kepalanya dan mencoba menutupi bekas luka itu dengan tangannya,
Mason yang mengerti apa yang dirasakan cici saat ini lalu dia meraih tangan nya dan menghentikan teriakan hadirin lalu berkata
"dia putri pertama keluarga Chi.Wanita yang membunuh Caleb!''
Saat itu, seseorang di antara kerumunan itu tiba-tiba berteriak.
Kerumunan terdiam sesaat, kemudian pelecehan dan penghinaan yang tak terhitung jumlahnya terdengar.
Persis sama dengan malam itu lima tahun lalu.
Namun, kali ini banyak orang yang mengatakan bahwa Cici ahli dalam membunuh orang dan telah kehilangan akal sehatnya.
Cici juga telah menghancurkan penampilan dan suaranya.
Dia bahkan bisa berhubungan dengan anak kedua dari keluarga Shen.
Namun, lebih banyak orang menyebutnya kejam dan mengatakan bahwa dia adalah seorang vampir.
Cici sudah biasa di lecehkan seperti ini, namun tetap saja dia juga punya urat malu..
Ingin rasanya dia bersembunyi dari kenyataan ini, namun itu hanya sia sia belaka..
Namun detik berikutnya, pergelangan tangannya dicengkeram dengan kuat.
Cici ditarik ke belakang panggung dan bawa ke ruang tunggu oleh sepasang tangan besar yang kuat.
Pria itu menendang pintu hingga terbuka dengan wajah murka, menekan punggung cici ke dinding dan menatapnya dengan marah.
Xaverios, ya orang itu adalah xaverios...
Cici menoleh ke belakang dan dari raut wajah nya cici sudah bisa menebak bahwa xaverios sedang murka kepadanya...
Cici lalu memberanikan diri untuk bicara
'xaverios!!, kebetulan sekali'
'cici, apa yang kamu inginkan?'
tanya xaverios dengan nada marah.
''Seperti yang kamu lihat,aku dan tunangan ku sedang mengumumkan pernikahan kami.''
Balas cici lalu kembali berbicara:
''xav,kamu seharusnya tidak membawa ku ke sini. Tunanganmu dan tunanganku sedang menunggu di luar."
''Apakah kamu benar-benar akan menikah dengan Mason?''
Tanya xaverios meyakin kan
''Ya, ada apa?,Jika kamu bisa menikahi Stella tidak bisakah aku menikah dengan Mason?''
Balas grace tersenyum lebar
''Apakah kamu tahu siapa Mason? Menikahlah dengannya dan kamu akan mati dengan mengenaskan.''
Ucap xaverios lagi
''Terima kasih atas nasihat mu,..xaverios, betapapun menyedihkannya saya, saya tidak akan lebih buruk dari sekarang.''
Balas cici tersenyum kecut
"apakah kamu lupa bahwa anda telah mengirim seseorang untuk melukai penampilan ku? "
Tanya cici
Untuk sesaat tubuh xaverios bergetar
Namun cici mendorongnya menjauh dan mencibir,
'' aku bisa hidup dengan baik selama kamu menjauh dariku.''
selesai berbicara cici lalu berbalik untuk pergi.
Tapi tiba-tiba xaverios meraih tangan nya menekan tubuh cici ke dinding dan berteriak dengan marah,
''cici, apakah kamu lupa kalau dirimu sudah menjadi istri Caleb. Kamu adalah wanita yang sudah menikah. Lantas kenapa kamu ingin menikahi mason?'''
Cici menatap lurus ke arah carl dan mendengus,
''lalu apakah aku tidak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan? Saya bisa menikah dengan siapa pun yang saya inginkan. Apakah ini urusanmu?''
''dasar perempuan jalang"
Xaverios mencibir, tiba-tiba mengeluarkan sepuluh juta rupiah dan melempar kan ke wjah cici ..
Lalu meraba tubuh cici dengn tangannya untuk segera merobek pakaian yang dikenakan cici..
"aku akan menidurimu sekarang dan biarkan Mason melihat betapa kotornya kamu!
Agar dia tahu bahwa kamu adalah p*****r yang bisa bercinta hanya dengan sepuluh juta rupiah''