Bab 13. Maduku yang Malang

1078 Words

“Kamu mau langsung berangkat?” tanya Bella pada sang suami yang sudah bersiap. Liam hanya mengangguk. Ia sedikit kerepotan karena Jelita yang biasanya menyiapkan segalanya. Nyatanya, ketika Bella pulang, gadis itu tidak berani mengganggu dan Liam terpaksa menyiapkan segalanya sendiri. “Kamu bisa sarapan sendiri, kan? Aku mau lanjut tidur. Masih capek,” kata Bella lagi. “Iya.” Liam menyahut singkat. Walaupun merasakan sikap sang suami yang berbeda, tapi Bella tampak biasa saja. Wanita itu benar-benar kembali merebah dan memejamkan mata. Liam mematut dirinya di depan cermin sekali lagi, lantas menoleh ke arah Bella yang telah terlelap. Pria itu kemudian mengambil tas kerja dan turun ke meja makan. Senyum pria itu terbit saat melihat istri keduanya telah menyiapkan sarapan. Lengkap denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD