Bab 23. Di antara 2 Istri

1191 Words

Pintu rumah itu terbuka lebih keras dari biasanya sore itu. Langkah kaki Sora terdengar cepat dan tegas, nyaris tanpa jeda. Wajahnya tidak seperti biasanya. Tak ada riasan berlebih, tak ada senyum sosial yang terlatih. Hanya satu ekspresi yang jelas. Keterkejutan yang belum menemukan bentuknya. Begitu memasuki ruang keluarga, matanya langsung menyapu sekitar. Liam yang berdiri di dekat jendela, Bella yang duduk di sofa dengan bantal kecil di punggungnya, dan Jelita yang berdiri agak ke belakang, dekat rak buku. Posisi yang tanpa sadar sudah ia pilih sejak kabar itu datang. “Kabar itu benar?” tanya Sora tanpa basa-basi. Suaranya rendah, tapi bergetar tipis. “Bella hamil?” Bella mengangkat wajahnya, memasang ekspresi rapuh yang nyaris sempurna. “Iya, Ma.” Sora mematung. Sejenak, ruanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD