Lukas Mendamba

1169 Words

22/2 Lukas tersenyum mendapati penolakan dari Yuuna sang pujaan hati. “Baik kalau begitu saya duluan. Saya harus membuka pintu Bakery’ss Je dulu,” ucap Lukas kemudian dia berbalik menuju motor sportnya berada.  Setelah itu Lukas memilih pergi dari depan rumah Yuuna meninggalkan Yuuna bersama dengan Junni. “Kamu gak papakan?” tanya Junni. Yuuna yang tiba-tiba ditanya oleh Junni langsung merasa gugup lagi, menyadari dirinya tinggal berdua saja dengan Junni. Yuuna menoleh melihat Junni yang kini kembali menatapnya. “Ayo,” ajak Junni kemudian dia membuka pintu mobilnya bagian samping kemudi. Yuuna pun mau tak mau masuk dengan perasaan berbunga bahagia, jantungnya bahkan tidak ingin diam sejak tadi terus saja berdetak tidak karuan dengan hebohnya. Saat di jalan keduanya tenggelam dalam d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD