CHAPTER 14 : HAUNTED BY THE OTHER

2541 Words

Pukul 00.00 Tepat tengah malam, jam dinding di ruang tamu berdentang tiga kali. Awan gelap perlahan menutupi cahaya rembulan dan bintang-bintang enggan menampakkan diri. Langit malam itu kini nampak sangat gelap, dan temperatur udara pun tiba-tiba turun dengan sangat drastis. Kabut putih dingin tetiba mengalir masuk ke dalam kamar Alexa melalui lubang kunci. Kabut itu membuat temperatur udara di kamar Alexa nyaris mendekati titik beku. Alexa mengeratkan selimutnya tanpa sadar untuk menghalau hawa dingin yang menerpa tubuh dan wajahnya. Namun selimut tebal ternyata tak cukup untuk menghalau hawa dingin yang membekukan itu hingga membuat Alexa bergerak-gerak gelisah dalam tidurnya. Kabut-kabut putih itu menjadi semakin banyak setiap menitnya, memenuhi hampir setiap sudut-sudut kamar. Kemu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD