Teriakan Hani paling kuat di antara mereka, menggelegar seantero penjuru hutan. Mungkin kelelawar yang bergelantungan di pohon, lebih memilih untuk pergi. "Jangan teriak. Kalian pikir kita setan!" serunya menghentikan teriakan ketiga gadis itu. "Bukan setan, Kim?" tanya Hani sambil berbisik masih dengan takut-takut karena suasana yang memang sangat gelap. "Katanya, sih, bukan," jawab Kim juga berbisik. "Kalian bertiga ngapain berkeliaran di hutan?" tanya seseorang. Dan Kim bisa memastikan kalau dia buka setan. Karna ia hafal betul dengan suara itu. Ya siapa lagi kalau bukan, Alvin. Tak ada satupun di antara mereka yang menjawab. "Saya sedang bertanya!" "Itu, nganterin Hani ke toilet. Nggak mungkin kan kalau minta anterin sama pembimbing. Kan cowok," jelas Kim. "Kecuali kalau Kim

