"Ayo naik," pinta Alvin yang sedang berjongkok dihadapan Kim. "Bapak ngapain?" tanya Kim bingung. "Jangan melihat saya sebagai guru kamu. Jadi, ayo naik," perintah Alvin lagi. Kim bingung dan tak habis pikir dengan Alvin. Apa dia akan membongkar tentang hubungan mereka dihadapan Dylan. Lihat saja ekspressi cowok itu, yang sudah memandang aneh. "Pak, bukan gimana-gimana, ya ... tapi kok saya ngelihat hubungan Bapak sama Kim kayak ada ..." "Ada baiknya kita lanjut jalan, oke." Andi langsung menimpali perkataan Dylan. "Ayo, Kim," perintah Alvin lagi. Dengan sangat sangat terpaksa, Kim menerima ajakan Alvin untuk naik ke punggungnya. Bukan terpaksa, sih, cuman cemas aja dengan pemikiran Dylan nantinya. Sebenernya ia tak tega, saat Alvin harus jalan di hutan sambil menggendongnya kayak

