Bagian 39

1344 Words

Esok paginya ketika terbangun Nancye tak melihat Darren berada di sampingnya saat ini. "Apa dia sudah pergi lagi?" tanya Nancye kepada dirinya sendiri. "Aku belum pergi, Sayang, aku menunggumu bangun," kata Darren yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Syukurlah ... aku pikir kamu sudah pergi dan tak mengatakannya." "Mulai sekarang aku janji akan mengatakannya sebelum aku pergi." Nancye tersenyum. Darren lalu menghampiri Nancye yang masih berada di atas ranjang dan mengecup puncak kepala wanita yang sangat ia sayang. "Selamat pagi, Sayang," kata Darren. Nancye mengangguk. "Aku ingin kau menemaniku ke Los Angeles, Hmm?" "Tapi aku harus bekerja, Sayang." "Aku sudah meminta kepada izin Leduardo, dan dia mengizinkannya, jadi tak perlu khawatir, aku tak siap jika harus berpisah deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD