Esok paginya ketika terbangun, Nancye melihat calon suaminya itu sedang duduk di depan televisi. Nancye beranjak dari duduknya. "Sayang, kamu tidak kerja?" "Bangunlah, akan ku ajak jalan-jalan." "Tapi 'kan katamu, biar pelayan itu yang menemaniku selama di sini, bukannya kamu sibuk?" "Jadi kamu maunya pelayan itu yang menemanimu? Aku juga orang baik dan sangat-sangat perhatian, saking baik dan perhatiannya, aku malah terkenal di negara ini." Nancye bingung dengan jawaban calon suaminya itu, Nancye tersenyum kecil ketika ia mengingat kemarin ia sempat memuji pelayan hotel itu, mengatakan bahwa pelayan itu baik dan perhatian. "Kenapa kau diam?" "Jadi kau memecat pria itu?" "Jika iya, kenapa? Bersiaplah, sore ini kita akan kembali ke California." "Bukankah katamu kita tiga hari di s

