Bagian 44

1205 Words

Beberapa hari telah berlalu, Darren masih setia menunggu istrinya di rumah sakit yang belum juga sadarkan diri. Darren terbangun ketika mendengar suara Leduardo. "Aku mau memeriksanya dulu," kata Leduardo. "Iya, Led." Darren memperhatikan wajah pucat istrinya dan melihat Leduardo sedang memeriksa kondisi istrinya. "Bagaimana, Led?" tanya Darren. Leduado menggeleng. "Apa tak ada cara lain yang dapat menyembuhkannya, Led?" "Kita bicara di luar saja," kata Leduardo. Darren lalu mengikuti langkah kaki sahabatnya dan duduk di luar depan ruangan. "Apa tak ada cara lain?" tanya Darren yang mengulang pertanyaannya. "Jantungnya sangat lemah, Darren, aku akan bicarakan dengan dokter lain mengenai hal ini, menurutku jika terus tak ada perubahan seperti ini, aku harus memasang alat pacu jan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD