"Iya ibu, saya calon suami Silmi, maafkan saya yang baru menemui ibu hari ini," ujar Rengga dengan senyum lembut dan sopan. Mata Silmi membulat dan menggeleng pelan. "Pak..," Ibunda Silmi terlihat matanya mulai berkaca-kaca. Perlahan ia melangkah dan duduk di dekat Rengga. "Terima kasih telah hadir untuk anak saya, dia selalu menolak tiap kali dijodohkan oleh kerabat kami, dia, dia hanya berpikir bagaimana membahagiakan saya, tanpa berpikir bahwa dia juga harus bahagia," "Lalu kapan kalian akan menikah?" tanya ibunda Silmi dan Rengga terlihat bingung. **** Keesokan harinya.... "Bagaimana sidang kemarin Al?" tanya Diandra yang menolak hadir, ia masih saja enggan bertemu Saga. "Lancar, baru mendengarkan saksi-saksi saja, kau harus datang pada sidang berikutnya Di," ujar Al sambil me

