Kencan Kejutan

1278 Words

Xavier menerima perintah kerja rodi lagi dari atasannya. Di saat seperti ini lah, keprofesionalan seorang Xavier diuji. Di saat semua urusan pribadinya begitu memusingkan, sang atasan justru sama sekali tak mau mengerti. Tapi kalau dipikir-pikir, bagaimana sang atasan mau mengerti? Masalah pribadi Xavier apa saja, si atasan tak tahu menahu, bukan? Ya sudah lah, apa boleh buat? Selain tetap berusaha dan bekerja dengan baik. Sayangnya, pikiran Xavier sama sekali tak bisa fokus. Ia mengacak rambutnya dengan kasar. Kapan semua ini akan berakhir, Tuhan? Tiba-tiba saja Xavier teringat Rashi. Rashi yang belakangan selalu menjadi salah satu dari sekian banyak pikiran yang harus ditanggungnya. Namun berbeda dengan urusan lain yang memusingkan, hadirnya Rashi di dalam pikirannya justru membawa sen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD